Akibat Banjir.Jalan Penghubung 3 Desa Hampir Lumpuh. Kades Mohon Pemkab Bantu Sembako Dan Lakukan Penyemprotan Ke rumah Warga. Pada Ajang IHIA VII-2023, Pemkab Tanjabbar Raih Penghargaan Platinum Award Berjalan Sukses. Kegiatan Tahunan Musyawarah TJSLDU Yang Di Gelar Bappeda Muaro Jambi,Ini Tujuannya.  Perusahaan Kelapa Sawit Hanya Diberi  Hak Guna Usaha Bukan Menjadi Hak Milik. Golkar Provinsi Jambi sembelih 7 Ekor Hewan Qurban Dan dibagi-bagikan Ke Masyarakat

Home / Berita

Minggu, 31 Juli 2022 - 12:06 WIB

Warga Menilai Pemda Tanjabtim Terkesan Tutup Mata, Soal Konflik Agraria Yang Berkepanjangan Antara Petani Dengan 3 PT Besar.

Ultimatum.id, TANJABTIM – Konflik Agraria antara masyarakat Tanjabtim dengan 3 perusahaan Besar yakni, PT. Mendahara Agrojaya Industri (MAI) anak dari perusahaan PTPN VI, PT. Kaswari Unggul dan PT. Wira Karya Sakti (WKS). sepertinya hingga saat ini masih menemui jalan buntu, hal tersebut terjadi menurut warga akibat ketidak berpihakan Pemda Tanjabtim kepada masyarakat.(31/07/22).

Masyarakat menyebutkan kepada pewarta dan dengan dibuktikan fakta lapangan hingga saat ini 3 perusahaan yang berkonflik masih aktif beroperasi. padahal jelas sejak beberapa tahun terakhir Serikat petani indonesia (SPI) Tanjabtim sudah meminta Pemda untuk menghentikan aktifitas dari 3 Perusahaan yang tengah Konflik Agraria tersebut.

Berita Terkait  Penderitaan Balita Mutmainah.Pendiri GJM Menilai Pemkab Muaro Jambi Gagal Dalam Pelayanan Masyarakat.

Bahkan beberapa hari ini petani
Desa Rantau Karya, Suka Maju, Teluk Dawan, Catur Rahayu, Sidomukti,Dendang yang tergabung di SPI melakukan aksi demo ke pemerintah daerah Tanjabtim guna mempertanyakan kejelasan HGU PT Kaswari Unggul kepada pemerintah.

Kemudian para (Petani Tanjabtim) ditemui langsung oleh sekda dan ketika sekda di cecar pertanyaan oleh petani, seperti video Tiktok yang menyebar luas di tengah-tengah masyarakat dan kemudian menjadi viral.

Dan melalui Video yang berdurasi 0:33 detik itu diketahui sekda sepertinya tidak ingin tau permasalahan dan terkesan tidak perduli dengan apa yang tengah menjadi konflik antara masyarakat dengan perusahaan.

Berita Terkait  Sambut HUT ke 77, Sat Brimob Polda Jambi Gelar Ziarah Rombongan ke Makam Pahlawan Satria Bhakti

Dalam Video masyarakat mempertanyakan kepada sekda soal kejelasan HGU PT KASWARI UNGGUL yang sejak puluhan tahun menjadi permasalahan antara masyarakat dengan Perusahaan.

“Sudah berapa tahun PT Kaswari ada di Tanjabtim?.” Tanya warga ke sekda,dan kemudian Sekda Sapril menjelaskan bahwa sudah sejak tahun 1998.

Dan saat sekda ditanya warga terkait Hak Guna Usaha (HGU). Sekda menjawab, “Tahun 2015 dikeluarkan HGU, tapi tidak ditindaklanjuti,” Jawab sekda.

Berita Terkait  Tidak Ada Surat Hibah.Kantor PWI Jambi Masih Berstatus Aset Pemprov.

Selanjutnya saat ditanyakan terkait masalah pajak yang telah dibayarkan oleh PT KASWARI UNGGUL kepada Pemda Tanjabtim, Sapril selaku sekda menjawab, “Belumlah.Singkat Sekda.

Lebih lanjut Para pendemo juga menanyakan, hasil pajak PT KASWARI UNGGUL,”Hasil selama ini dari Kaswari mana pak?

Sekdapun menjawab dengan nada Kencang “Mano saya tau,” Jawab Sekda, dan Sekda juga sepertinya tidak ingin tau.

Hingga Berita ini di rilis pemerintah terkait di daerah kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi belum berhasil untuk dimintai penjelasan.

(Wahid Rozak).

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan 3 Pelaku PETI

Berita

HUKUM PERIZINAN DI PUSARAN POLITIK DAN KEKUASAAN

Berita

Gubernur Cup 2023, Team Sepak Bola Tanjabbar Siap Berikan yang Terbaik Dilaga Semifinal Lawan Merangin 

Berita

Bupati Tanjab Barat Tinjau TPU Desa Sialang

Berita

Diduga Akan Edarkan Sabu, Empat Pelaku Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi 

Berita

Pasien RSUD Kolonel Abunjani Bangko Meningkat Diharapkan PAD Merangin Otomatis Juga Meningkat. 

Berita

Bupati dan Wabup Sholat Idul Fitri 1444H/2023 di Mesjid Syaikh Usman Kuala Tungkal.

Berita

Kapolda Jambi Lebih memilih Tanpa Pengawalan Ketika Kunker Ke daerah.