Akibat Banjir.Jalan Penghubung 3 Desa Hampir Lumpuh. Kades Mohon Pemkab Bantu Sembako Dan Lakukan Penyemprotan Ke rumah Warga. Pada Ajang IHIA VII-2023, Pemkab Tanjabbar Raih Penghargaan Platinum Award Berjalan Sukses. Kegiatan Tahunan Musyawarah TJSLDU Yang Di Gelar Bappeda Muaro Jambi,Ini Tujuannya.  Perusahaan Kelapa Sawit Hanya Diberi  Hak Guna Usaha Bukan Menjadi Hak Milik. Golkar Provinsi Jambi sembelih 7 Ekor Hewan Qurban Dan dibagi-bagikan Ke Masyarakat

Home / Berita

Kamis, 4 Januari 2024 - 18:20 WIB

Sanksi Dari Dinas PDK Muaro Jambi Terhadap Kepsek SDN 66 Dinilai Tidak Tepat Oleh Aktivis Jambi. 

Kondisi kebun warga desa Keranggan yang tergenang Banjir

Kondisi kebun warga desa Keranggan yang tergenang Banjir

UltimatumNews.com,MUARO JAMBI – Seperti pemberitaan sebelumnya, atas adanya dugaan perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh seorang oknum kepsek di kabupaten muaro jambi hingga membuat Kepala dinas PDK Kabupaten Muaro Jambi mengeluarkan pernyataan yang mana Oknum kepsek telah diberikan teguran lisan namun belum diberikan sanksi tegas.

Dalam hal ini baik teguran lisan ataupun sanksi Administratif, yang sudah ataupun yang akan di berikan oleh pihak diknas sepertinya terkesan ringan dan bukanlah langkah yang tepat, hal tersebut di atas disampaikan oleh Raden Jamhuri Direktur Eksekutif LSM Sembilan Jambi.

Berita Terkait  Hinga Ahir Masa Kepemimpinan Backhyuni Deliansyah,SH.,M H, Pemkab Muaro Jambi Berhasil Kembali Meraih Opini WTP Yang ke 8 Kali Berturut-turut.

“Pihak Diknas Kabupaten Muaro Jambi harus menyampaikan persoalan tersebut ke pihak berkompeten yaitu Inspektorat dan BKD, agar dapat dilakukan proses hukum bagi pihak terduga pelaku guna mendapatkan sanksi hukum.” Jelas Raden Jamhuri.

Karena menurut Dia, perbuatan tersebut merupakan tindak kejahatan serius yang menodai dunia pendidikan dan merusak wibawah serta kehormatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berita Terkait  Diduga Oknum Pegawai Kecamatan Betara Kangkangi UU Pers

“Jika memang terbukti secara syah dan meyakinkan , maka oknum bermental koruptif begitu tidak layak memakai seragam dan embel-embel kebesaran Korpri.” Tegas Aktivis Senior Provinsi Jambi ini.

Dan adanya perbuatan melawan hukum tersebut sudah tidak bisa di sangkal dari pihak manapun, pasalnya Video pengakuan oknum kepsek tersebut sudah jelas beredar luas di kalangan masayarakat kabupaten Muaro jambi khususnya.

Oleh sebab itu,Jamhuri kembali menambahkan, Artinya tidak sebatas sanksi administratif berupa penurunan pangkat dan pencopotan dari jabatan yang di emban saja yang harus dilakukan.

Berita Terkait  Dukung Timnas Indonesia, Anwar Sadat Adakan Nobar Semifinal Piala Asia U23 di Halaman rumah Dinasnya 

“Penyelesaian perkara tersebut tidak sesederhana adanya mengembalikan kerugian korban,” Tukasnya,

Karena menurut Dia, dalam persoalan ini bukan soal kerugian korban akan tetapi lebih menyentuh ke persoalan mentalitas dan akuntabilitas oknum berjiwa korup.

“Apalagi jabatan yang bersangkutan melekat erat dengan amanat konstitusional yang menjadi dasar tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa.” Tutupnya. /Wahid.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Lantik 17 Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Tanjabbar

Berita

Pj Bupati Menghadiri Acara Penutupan Jambore PKK Tingkat Kecamatan Sekernan Tahun 2023

Berita

PJ Bupati Bachyuni Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Muaro Jambi Masa Khidmat 2023 – 2028

Berita

PT. JII JAMB BUKAN PANGGUNG POLITIK

Berita

Meriahkan HUT Golkar ke 58, Ribuan Masyarakat Jambi Ikuti Jalan Sehat 

Berita

Masih Banyak Perusahaan Batu Bara Tak Ikuti Aturan, Ditlantas Polda Jambi Surati Kementerian ESDM Untuk Berikan Sanksi 

Berita

Berkedok Warnet, 8 Pelaku Judi Online Diamankan Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi

Berita

Bachyuni Dampingi Haris Salurkan Program Dumisake di Muaro Jambi