Akibat Banjir.Jalan Penghubung 3 Desa Hampir Lumpuh. Kades Mohon Pemkab Bantu Sembako Dan Lakukan Penyemprotan Ke rumah Warga. Pada Ajang IHIA VII-2023, Pemkab Tanjabbar Raih Penghargaan Platinum Award Berjalan Sukses. Kegiatan Tahunan Musyawarah TJSLDU Yang Di Gelar Bappeda Muaro Jambi,Ini Tujuannya.  Perusahaan Kelapa Sawit Hanya Diberi  Hak Guna Usaha Bukan Menjadi Hak Milik. Golkar Provinsi Jambi sembelih 7 Ekor Hewan Qurban Dan dibagi-bagikan Ke Masyarakat

Home / Berita

Sabtu, 13 Mei 2023 - 01:44 WIB

Masyarakat Ingin Gubernur Jambi Dan PJ Bupati Gunakan Hati Nurani.Sudah Belasan Tahun Menderita Akibat Jalan Penghubung Antar Dua Kecamatan Tak Diperhatikan.

Fartnernews.com,MUARO JAMBI – Masyarakat di Dua kecamatan yakni kecamatan Sekernan dan kecamatan Maro sebo merasa kecewa sekaligus kesal terhadap kinerja Pemerintah tingkat kabupaten Muaro Jambi maupun pemerintah tingkat Provinsi Jambi,dan meminta kepada Gubernur Jambi Dan PJ Bupati Muaro Jambi Gunakan hati nurani.(12/5/23).

Pasnya Masyarakat Dua kecaman tersebut kesal karena mereka merasa tidak diperhatikan oleh para pejabat pemerintahan yang mana seolah mereka semua tutup mata.bagaimana tidak kecewa dan kesal,sudah belasan tahun kondisi ruas jalan penghubung antar dua kecamatan tersebut tidak mendapatkan perbaikan serius dari pemerintah.

Masyarakat yang kesal dan kecewa tersebut tepatnya berdomisli di dua Desa yakni Desa Tunas Baru kecamatan Sekernan dan Desa Jambi Kecil Kecamatan Maro Sebo,

Sebagian Aspal di dua desa tersebut sudah menghilang tergerus waktu.yang mana sudah lama kondisi infrastruktur jalan di desa mereka rusak parah dan seolah tidak mendapatkan perhatian oleh pemerintah. Kabupaten Muaro Jambi, maupun pemerintah Provinsi Jambi.

Sedikitnya sepanjang 10 km kondisi infrastruktur jalan yang mereka lalui sudah mengalami kerusakan parah, yang mana ruas jalan tersebut juga merupakan akses jalan menuju konflek wisata Percandiam Muaro Jambi.

Berita Terkait  Pererat Silaturahim Insan Pers, ANTARA Jambi Gelar Turnamen Mini Soccer👆

“Kondisi ini sudah sangat lama,kira-kira sudah 12 tahun tidak disentuh oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah.”Sampai Adi.Salah seorang Warga Desa Jambi Kecil.

Lebih lanjut kepada awak media, Warga ini juga menjelaskam, jika kondisi Infrastruktur Jalan yang rusak dan berlubang membuat para pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra berhati-hati saat melintasinya karena sudah banyak pengguna jalan yang kecelakaan saat melintas.

“Akibat kondisi jalan yang berlobang dalam seperti ini,seringkali membuat mobil-mobil milik warga yang melintas mengalami kerusakan di bagian bamper mobil warga sudah banyak yang pecah.”Jelas warga.

Setidaknya sudah sepanjang 10 km akibat sudah lama tidak dibangun kondisi Aspal jalan mengupas dan berlobang kondisi itu membuat masyarakat menderita.apalagi saat hujan turun deras air menggenangi hampir sepanjang jalan yang berlobang.

Berita Terkait  AWAN GELAP POLITIK KEKUASAAN

“Jika melintasi jalan ini pada malam hari bisa menimbulkan kecelakaan fatal bagi pengendara roda dua maupun kendaraan roda empat. bahkan sudah kerap mobil-mobil pengangkut sembako yang melewati jalan ini mengalami kecelakaan, sudah banyak insiden mobil yang terbalik.”Kata Warga Desa Tunas Baru.

Kendatipun demikian, belum ada perbaikan yang berarti oleh pihak terkait, membuat warga beranggapan jika Pemerintah terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten maupun Provinsi Jambi seakan tidak perduli dan tak mau bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan akibat yang ditimbulkan mereka terkesan tutup mata.

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya upaya perbaikan yang serius oleh Dinas PUPR Muaro Jambi maupun Provinsi, sebab kerusakan telah terjadi sudah belasan tahun lamanya, kondisi sekarang kian parah permukaan jalan terdapat lubang-lobang besar yang menganga siap menelan korban.

Saking parahnya,sudah tidak terhitung lagi berapa titik lobang pada jalan di dua kecamatan tersebut, bahkan kondisi kedalaman lobang ada yang sudah mencapai lebih setengah meter dengan panjang ada yang mencapai 5 -10 meter. dan kondisi itu hampir merata setidaknya sepanjang 10 km.

Berita Terkait  Ahirnya Pemilik Gudang minyak Ilegal yang terbakar Tiba Dbandara Jambi.

Akibatnya sudah banyak pengendara roda dua mengalami kecelakaan,terjatuh ketika melintas saat akan menghindari lobang yang tergenang air jika hujan turun deras karena lobang yang sudah cukup dalam dan pengendara tidak bisa menghindari lobang lagi.

“Saya merasa jengkel bang seolah olah Pemprov maupun Pemkab atau dinas PUPR tutup mata melihat jalan hancur hampir selama belasan tahun, dibiarkan dan tidak segera melakukan perbaikan jalan.apa harus menunggu korban celaka lebih banyak lagi, baru diperbaiki,” ujarnya.

Kepada Gubernur Jambi dan PJ Bupati Kabupaten Muaro Jambi warga masyarakat di dua desa itu berharap agar mereka berempati dan menggunakan hati nurani mereka dapat mendengar aspirasi Rakyat kecil untuk segera membenahi ruas jalan yang sangat dibutuhkan perbaikan akses jalan mereka.

Sumber : Ultimatum.id

Reporter : M.Syukri.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Tanjabbar Minta Kepolisian Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Lahan

Berita

Polda Jambi Terapkan Pembatasan Angkutan Batu bara Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 

Berita

Ternyata Ketua Panitia Konferprov PWI Jambi Pengurus Partai Golkar, Jogi : Konferensi Ini Ilegal

Berita

Pj Bupati Geram Kepala OPD Banyak Absen Saa Rapat Di DPRD.

Berita

Kunjungi Anak Yatim Dan Dhuafa, Anggota Polairud Polda Jambi Gelar Acara Buka Puasa Bersama.

Berita

Dua Kali Seminggu Aksi Berbagi Nasi Bungkus, Cara Keluarga Besar HWSB Peduli Sesama

Berita

Gratis!!! Warga Jambi Dapat Saksikan Pagelaran Seni budaya Lokal Lesung Luci. Di Taman Budaya Jambi

Berita

Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan UAS-Hairan: Ini Sejumlah Pencapaian yang Sudah Terealisasi