Akibat Banjir.Jalan Penghubung 3 Desa Hampir Lumpuh. Kades Mohon Pemkab Bantu Sembako Dan Lakukan Penyemprotan Ke rumah Warga. Pada Ajang IHIA VII-2023, Pemkab Tanjabbar Raih Penghargaan Platinum Award Berjalan Sukses. Kegiatan Tahunan Musyawarah TJSLDU Yang Di Gelar Bappeda Muaro Jambi,Ini Tujuannya.  Perusahaan Kelapa Sawit Hanya Diberi  Hak Guna Usaha Bukan Menjadi Hak Milik. Golkar Provinsi Jambi sembelih 7 Ekor Hewan Qurban Dan dibagi-bagikan Ke Masyarakat

Home / Berita

Kamis, 18 April 2024 - 10:41 WIB

HITAMNYA KEKUASAAN BATUBARA

UltimatumNews,JAMBI –Polemik angkutan batubara kembali merugikan masyakarakat dan negara beserta dengan penyelenggaraan Birokrasi Pemerintahan, sementara oknum pelaku usaha pertambangannya terkesan mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sepertinya layak dinilai tidak memandang sebelah mata pun Hukum dan Pemerintahan yang ada.

Seperti yang terjadi atas jalan kawasan penghubung Simpang Durian Luncuk – Desa Jangga Baru – Terentang Baru – Bulian Baru yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Batanghari yang sebagian Rumija (ruang milik jalan) nya harus amblas yang di duga sebagai akibat dari adanya aktivitas tambang batubara yang terlalu dekat dengan fasilitas umum yang dilakukan oleh PT.Harapan Sejahtera Bara Bersama.

Sebenarnya yang amblas tersebut bukan jalan dan fasilitas umum lainnya, akan tetapi jalan dan cara berpikir tentang kesadaran hukum yang terdegradasi oleh dorongan naluri keserakahan nafsu stratifikasi sosial, dengan tanpa memikirkan kepentingan dan kebutuhan masyarakat banyak, atau semacam penerapan prinsip Homo Homini Lupus (Manusia Binatang Buas bagi Manusia lain).

Berita Terkait  Polres Sarolangun Amankan Empat Pelaku Ilegal Drilling Beserta Barang Bukti. 

Seakan-akan oknum pelaku usaha pertambangan batubara adalah penguasa kekuasaan yang kebal hukum atau tidak akan pernah tersentuh oleh hukum, hitam pekatnya warna batubara terkesan telah mampu membelenggu hukum terkurung dalam kegelapan hierarki kekuasaan, hingga ada kesan hukum dengan Aparat Penegak Hukumnya tidak lagi perlu dihargai apalagi untuk ditaati.

Pihak management perseroan tersebut terlihat bersikap apatis tidak peduli dengan keadaan lingkungan yang ditenggarai lebih disebabkan oleh karena suatu adanya pemikiran tentang kekuatan kekuasaan pembenaran untuk menindas dan memperkosa kebenaran.

Berita Terkait  6 Jam Bercibaku Melawan Api, Tim TRC BPBD Muaro Jambi Berhasil Padamkan Karhutla Di Bukit Baling.

Adanya Budaya terimakasih salah kafrah, atau dengan kata lain sikap tersebut disinyalir karena oknum meyakini telah mampu membeli kekusaan, dimana secara normative hukum baru akan bertindak setelah adanya kekuasaan penguasa yang menginginkan atau melakukan sesuatu tindakan hukum. Tanpa kebijakan kekuasaan dari penguasa melakukan tindakan maka hukum tidak lebih dari seekor macan ompong yang kehilangan belang.

Tindakan dari suatu pemikiran yang berpihak pada kepentintangan rakyat dan tujuan negara yang bebas dari segala macam bentuk intervensi dan intimidasi yang mengharuskan diri untuk menjadi Pelacur Kekuasaan ataupun Pelacur Birokrasi.

Hukum tidak dapat dijinakan dengan janji manis dari sebaris kata-kata kebohongan dan hukum benar-benar memahami dimana ada kebohongan disitu pasti ada kejahatan, karena kebohongan itu sendiri adalah induk dari segala induk kejahatan, untuk pernyataan dari pihak management perseroan pengrusak jalan tersebut sebagaimana yang dilansir media on line, maka kami akan lihat dalam waktu seminggu ini.

Berita Terkait  Penomena PASAR GELAP Komunitas Perdagangan Kekuasaan.

Dalam batas waktu yang kami tetapkan jika tidak ada kepastian hukum tanggungjawab mereka merespon surat Pemda setempat atas kondisi fasilitas umum (jalan) tersebut atau hanya sebatas dengan melakukan publikasi kosong, agar APBD Kabupaten Batanghari maupun APBN tidak harus menanggung beban dosa korporasi dan demi untuk agar terwujudnya tujuan utama hukum maka bersama dengan tim kuasa hukum kami yang akan menempuh jalur hukum dengan melakukan tindakan berupa gugatan perwakilan kelompok (Class Action) Perbuatan Melawan Hukum ke Pengadilan Negeri Batanghari.

Oleh: Jamhuri-Direktur Eksekutif LSM Sembilan

 

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Update Hari Ketiga Evakuasi Crew Heli Polda Jambi di Bukit Tamiai, 6 Unit Helikopter Difocuskan. 

Berita

Terkesan Ada Pembiaran. Bertahun-tahun Aset Sejarah Kabupaten Muaro Jambi Dijarah.

Berita

Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2024

Berita

Aliasi Mahasiswa dan Masyarakat Tanjabbar Bersatu Unjuk Rasa Tolak Pengeseran Tapal Batas di Kemendagri

Berita

Bupati Tinjau Pos PAM Lebaran di Desa Pematang Lumut, Pastikan Kesiapan Arus Balik

Berita

BPBD Kabupaten Muaro Jambi Himbau Masyarakat Tetap Waspada Pasca Bencana Angin Puting Beliung

Berita

PRAHARA BARA MEMBARA DALAM PELUKAN MESRA MAFIA

Berita

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Dansat Brimob Polda Jambi Pimpin Di Masjid Ar Rahman Satbrimob Polda.