Akibat Banjir.Jalan Penghubung 3 Desa Hampir Lumpuh. Kades Mohon Pemkab Bantu Sembako Dan Lakukan Penyemprotan Ke rumah Warga. Pada Ajang IHIA VII-2023, Pemkab Tanjabbar Raih Penghargaan Platinum Award Berjalan Sukses. Kegiatan Tahunan Musyawarah TJSLDU Yang Di Gelar Bappeda Muaro Jambi,Ini Tujuannya.  Perusahaan Kelapa Sawit Hanya Diberi  Hak Guna Usaha Bukan Menjadi Hak Milik. Golkar Provinsi Jambi sembelih 7 Ekor Hewan Qurban Dan dibagi-bagikan Ke Masyarakat

Home / Berita

Rabu, 1 Februari 2023 - 20:29 WIB

Berdasarkan Data BPBD Di Kabupaten Muaro Jambi Terdapat 6 Kecamatan Rawan Karhutlah

Ultimaum.id,MUARO JAMBI – Separuh kecamatan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi rawan kebakaran hutan dan lahan.Dari 11 Kecamatan yang ada di Muaro Jambi, enam di antaranya merupakan kawasan rawan karhutlah Hal itu diungkapkan oleh Plt Kaban BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Alias.(15/02/2023)

Dengan banyaknya wilayah yang rawan karhutlah1 maka dirinya meminta kepada semua camat, kepala desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Berita Terkait  Tiada Henti Sumur Bor Ilegal Di Desa Bungku Semburkan Minyak,Tim Gabungan Polisi Bersama EP Pertamina Turun Ke lokasi.

“Kita minta kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Alias.

Adapun enam kecamatan yang rawan karhutlah tersebut adalah Kumpeh, Kumpeh Ulu, taman Rajo, Sekernan, Jaluko dan Sungai Gelam. Sementara kecamatan lainnya seperti Mestong, Bahar dan kecamatan lainnya merupakan lahan mineral.

Berita Terkait  Dukung Program Ketahanan Pangan, Desa Bakti Mulia, Sungai Bahar,Beli Ternak Sapi Dengan Dana Desa. 

Meski mineral, namun masyarakat juga tidak dibolehkan untuk membuka lahan dengan cara dibakar karena pembakaran hutan itu mengakibatkan kabut asap.

“Semua wilayah rawan kebakaran. Namun enam kecamatan itu merupakan lahan gambut yang potensi untuk terbakar sangat besar,” ungkapnya.

Berita Terkait  Kuasa Hukum RSUD Abunjani Bangko Resmi Laporkan (MG) Pemilik Akun Medsos Ke APH. Akibat Sebar HOAX. 

Ketika ditanya soal luasan, Alias menyebut jika secara pasti dirinya juga belum mengetahui, namun diyakini bahwa lahan gambut itu mencapai ribuan hektare dengan status kepemilikan masyarakat dan pihak swasta.

“Yang jelas luasannya ribuan hektare,” imbuhnya

(***)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Himbauan YLKI Bersama Aktivis,Aliansi Peduli Provinsi Jambi Kepada Masyarakat Se-Provinsi Jambi.

Berita

Aktivis Jambi Minta Presiden Jokowi Evaluasi Jabatan Plt Dirjen Mineral Batubara.

Berita

Seorang Wanita Warga Legok Diduga BD Sabu Di Tangkap Polisi.

Berita

Merasa lahan diserobot Warga Kota Jambi Resmi lapor Warga Muaro Jambj Ke Polda. 

Berita

Tergiur Nikah Dengan WNA, Anak Jangan Jadi Korban

Berita

Di Buka Langsung Oleh PJ Bupati.MTQ Ke-52 Tingkat Kecamatan Sekernan Sangat Meriah. 

Berita

BREAKING NEWS : Si Jago Merah mengamuk Di Permukiman Padat Penduduk Kota Kuala Tugkal.

Berita

Polres Sarolangun Amankan Empat Pelaku Ilegal Drilling Beserta Barang Bukti.